Peta konsep patogenesis dan patofisiologi obesitas

Leptin bekerja pada neuron2 didalam nukleus arkuatus hipothalamus dan mengeluarkan sinyal untuk menurunkan produksi neuropeptida Y NPY. Analisa patogenesis semacam itu akan mengaitkan ploliferasi dan penyebaran basil-basil tuberculosis dengan respon peradangan yang timbul, dengan pertahanan imunologis dari tubuh dan dengan pengerusakan sel-sel dan jaringan-jaringan yang sebenarnya.

Lemak berlebih menyebabkan resistensi insulin, dan hiperglikemia berpengaruh negatif terhadap kesehatan. Obesitas dan Tekanan Darah Prevalens overweight dan obesitas pada anak meningkat dalam tiga dekade terakhir.

Sekresinya bersifat pulsatif dan berhubungan terbalik dengan kadar hidrokortison. Suatu pandangan lain mengenai penyakit yang riwayatnya tidak diketahui, menganggap penyakit itu sebagi bentuk kehidupan baru, semacam pemilikan tubuh oleh suatu zat dari luar.

Dispilidemia berisiko terbentunya aterosklerosis. Patofisiologi pada obesitas Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar — masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan lemak pada jaringan adiposa khususnya jaringan subkutan.

Walaupun demikian, mungkin bahwa pengaturan fungsional hipotalamus atau pusat makan neurogenik lain berbeda dengan orang gemuk, dibandingkan dengan orang yang tidak gemuk. Leptin ditransportasikan pada saraf pusat dan berikatan pada reseptor yang terdapat di endotel vaskuler dan epitel pleksus koroideus.

Dalam the Nurses Health Study, risiko infark miokard fatal dan non fatal lebih besar pada wanita yang mempunyai IMT yang terendah tapi dengan rasio lingkar perut-paha yang paling tinggi dibandingkan dengan wanita dengan IMT tertinggi namun dengan rasio lingkar perut-paha terendah.

Konsep Dasar Patofisiologi

Fungsi endotel tersebut membaik setelah modifikasi diet dan olahraga dalam 6 minggu. Demikian pula sebaliknya bila kebutuhan energi lebih besar dari asupan energi, maka jaringan adiposa berkurang dan terjadi rangsangan pada orexigenic center di hipotalamus yang menyebabkan peningkatan nafsu makan.

Diantara kelainan kulit yang menyertai obesitas adalah acanthosis nigricans, yang ditandai dengan penebalan kulit yang kehitaman dari lipatan kulit didaerah leher, siku dan ruang interfalang dorsal.

Nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin sehingga meningkatkan tekanan darah, denyut nadi, dan tekanan kontraksi otot jantung. Pengaturankeseimbangan energi diperankan oleh hipotalamus melalui 3 proses fisiologis, yaitu: Diantara laki-laki dan wanita umur 35 sampai 60 tahun, risiko diabetes 3 kali lebih besar pada kelompok yang mengalami penambahan berat badan seberat 5 sampai 10 kg sejak mereka berusia 18 sampai 20 tahun, dibandingkan dengan mereka yang hanya mengalami penambahan berat badan tidak lebih dari 2 kg.

Role of leptin in obesity-related hypertension.

Patofisiologi Penyakit

Sedangkan pada hipertensi berat harus diberikan antihipertensi intravena. Karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan.

Rangsangan pusat vasomotor dihantarkan dalam bentuk impuls yang bergerak ke bawah melalui saraf simpatis ke ganglia simpatis.

Normal adalah menurut aturan atau menurut pola yang umum atau sesuai dengan keadaan yang biasa, tidak ada kelainan. Berbagai mekanisme kerja ini akhirnya akan menurunkan tekanan darah. Manifestasi Penyakit Dalam awal perkembangan suatu penyakit, agen etiologi dapat membangkitkan sejumlah perubahan dalam proses biologis yang dapat dideteksi oleh analisa laboratotium walaupun tidak dikenali oleh sipenderita bahwa sudah terjadi perubahan-perubahan ini.

Peningkatan pada salah satu faktor di atas yang tidak disertai dengan menurunnya salah satu faktor lainnya dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah. Dari pusat vasomotor ini bermula jaras saraf simpatis, yang berlanjut ke bawah ke korda spinalis dan keluar dari kolumna medula spinalis ke ganglia simpatis di toraks dan abdomen.

Neuropeptida utama yang meningkatkan nafsu makan adalah neuropeptida Y. Hiperaktivitas tersebut termasuk peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Hypertension in childhood. Leptin kemudianmerangsang anorexigenic center di hipotalamus agar menurunkan produksi Neuro Peptide— Y NPYsehingga terjadi penurunan nafsu makan.

Variasi ini umumnya terjadi pada batas tertentu.

Pengertian Patofisiologi Beserta Contohnya

Dari jaringan lemak putih White Adipose Tissue terjadi pelepasan leptin dan resistin yang menurunkan nafsu makan. Aldosteron juga berperan dalam hipertensi pada obesitas. Koarktasio aorta, feokromositoma, neuroblastoma, sindrom adrenogenital, hiperaldosteronisme primer, sindrom Cushing, dapat pula menimbulkan hipertensi dengan patofisiologi yang berbeda.

Namun kerja utama insulin adalah meningkatkan asupan makan dengan cara menurunkan kadar glukosa darah. Leptin juga bekerja pada target penting lainnya yaitu meningkatkan ekspresi gen corticotropin-releasing factor CRF didalam hipothalamus sehingga mengurangi asupan makan.

Hipertensi stadium 2 adalah nilai tekanan darah sistolik atau diastolik di atas persentil ke ditambah 5 mmHg. Hubungan antara obesitas dan hipertensi berkaitan dengan hiperaktivitas sistem saraf simpatis.

Acanthosis nigricans menunjukkan beratnya resistensi insulin dan akan berkurang dengan penurunan berat badan.Patofisiologi adalah ilmu yang mempelajari perubahan fisiologis yang diakibatkan oleh proses patologis.

HIPERTENSI DAN OBESITAS PADA ANAK Bagian Ilmu Kesehatan ...

Dimana definisi patologis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan ilmu tentang penyakit atau dalam keadaan sakit/abnormal. Patofisiologi penyakit-penyakit tersebut mungkin merupakan kombinasi efek toksik asam lemak bebas dan adipokin (beberapa sitokin yang dihasilkan jaringan adiposa) (1).

Definisi yang lengkap dan tepat tentang mekanisme molekular fisiologi pengendalian massa lemak tubuh dan patogenesis obesitas sangat dibutuhkan untuk mendasari penatalaksanaan pencegahan dan terapi obesitas yang rasional Author: Muhammad Rasjad Indra.

PATOFISIOLOGI OBESITAS Secara umum obesitas dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan kalori, yangdiakibatkan asupan energy yang jauh melebihi kebutuhan tubuh.

Patofisiologi dan Diagnosis Obesitas Alwi Shahab Bagian Penyakit Dalam FK Unsri/RSMH Palembang I. Pendahuluan Obesitas didefinisikan sebagai suatu keadaan ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran kalori sehingga menyebabkan kelebihan akumulasi lemak didalam tubuh.

KATA PENGANTAR. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan fauguet-cousinard.comh ini disusun untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Sistem Pencernaan fauguet-cousinard.com makalah ini kami membahas tentang “Obesitas”.

Patofisiologi merupakan gabungan dari kata fisiologi dan patologi. Definisi fisiologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah cabang biologi yg berkaitan dng fungsi dan kegiatan kehidupan atau zat hidup (organ, jaringan, atau sel).

Peta konsep patogenesis dan patofisiologi obesitas
Rated 3/5 based on 33 review